Bakal Calon Kades Tertipu Kunci Jawaban Palsu

JELBUK- Tahapan Pilkades di Desa Sukojember, Kecamatan Jelbuk, meninggalkan luka bagi Sutriati. Salah satu bakal calon kepala desa itu, tidak lolos ujian tulis, karena merasa ditipu panitia yang memberi kunci jawaban palsu.

Kepada wartawan Indikator yang mewawancarainya, Kamis (1/8) sore, dia menjelaskan bahwa di desanya ada 6 bakal calon kades. Kemudian, karena yang diperbolehkan maksimal hanya 5 calon, panitia pun menggelar ujian tulis untuk mengeliminasi seorang dari 6 bakal calon tersebut.

Tentu, Sutriati dan bakal calon kades lainnya menginkan lolos ujian. Sampai akhirnya, dia bertemu dengan salah seorang panitia berinisial S. “Dia yang memberi kunci jawaban. Ternyata saya dijebak, saya tidak lolos karena kuncinya palsu,” ungkapnya.

Namanya kunci palsu, jawaban soal yang dia isi pun banyak salahnya. “Saya tidak minta. Saya diberi,” imbuhnya. Karena merasa dibantu, uang bensin Rp 200 ribu pun dia beri untuk S.

Bupati Faida, saat dikonfirmasi terpisah melalui telepon selulernya, mengaku sudah tahu kasus itu dari Camat Jelbuk. Bahkan, dia merespon dengan langsung menelepon Sutriati. “Saya sudah perintahkan camat setempat, untuk mengungkapnya,” katanya.

Setelah mendapat dukungan moril dari Bupati Faida, Sutriati semakin gregetan mengungkap kasus penipuan bermuatan politis tersebut. Bahkan bersama timnya, dia pun akan melaporkan ke pihak kepolisian. (Rully Efendi)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password