Saat Pilkades, Calon Dilarang Masuk Gudang Tembakau

ARJASA- Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak, bakal kembali menghangatkan tensi politik di Jember. Berbagai pihak sudah menyiapkan jurus damai. Salah satunya Bobin PTPN X Jember, yang bersikap netral soal urusan politik desa.

Saat disambangi Muspika Arjasa, Senin (15/7) siang, petinggi perusahaan BUMN yang bergerak di industri tembakau itu, melarang calon kades masuk ke gudang tembakaunya untuk kampanye. Apalagi sampai nekat menjemput karyawannya mencoblos untuk kemenangan salah satu calon kades.

Seperti yang disampaikan General Manager PTPN X Kertosari dan Industri Bobin, Laurensus Tumanggor.  Pihaknya mengambil sikap tidak akan pernah ikut-ikutan soal politik praktis. “Kami tidak ikut masalah politik karena netral. Kami hanya mewakili pemerintah bagian ekonomi yang menjaring lapangan kerja untuk masyarakat,” katanya.

Meski demikian, pihaknya akan memberikan dispensasi atau waktu khusus untuk karyawannya yang memilih saat Pilkades. Karena itu, dia menegaskan supaya calon maupun tim sukses, agar tidak masuk ke wilayah tempat usahanya. “Biarkan karyawan memilih sesuai hati nuraninya masing-masing,” tuturnya.

Sikap yang demikian sudah disampaikan ke semua karyawan yang berjumlah sekitar 2.500 orang. Karena ingin tetap netral, mereka pun tak mau ada kegiatan politik salah satu calon kades, seperti kampanye di gudang tembakaunya.

Kapolsek Arjasa, AKP Eko Basuki, bersama Muspika Arjasa, akan mengkhawal sikap Bobin yang menjaga netralitas di tempat usahanya tersebut. Salah satu folow up yang bakal dilakukan, Muspika Arjasa akan membuat kesepakatan dengan para calon kades, supaya tidak menjemput karyawan yang sedang bekerja di sejumlah perusahaan di wilayah Kecamatan Arjasa.

Tak hanya itu, mereka juga akan merazia kendaraan pengangkut karyawan untuk mobilisasi pemilih. Jika kedapatan ada yang membandel, sanksi tegas juga sudah disiapkannya.

“Kami akan memantau dan siap menghentikan semua kendaraan yang melakukan mobilisasi dengan menjemput pemilih,” janjinya. Semua dilakukan, tak lain karena mengedepankan sisi keamanan masyarakat selama Pilkades berlangsung. (Samsul Arifin)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password