Perdayakan Warga Miskin Malalui Padat Karya

RAMBIPUJI- Realisasi Padat Karya Tunai (PKT) sudah tampak hasilnya, dari berbagai pembangunan di masing-masing desa. Salah satunya, Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji.

Saat diwawancarai Indikatoronline, Kepala Desa (Kades) Rowotamtu, Sumali,  mengatakan saat ini desa yang dipimpinnya telah mengawali PKT dengan membangun infrastruktur jalan lingkungan. Sehingga bukan hanya jalan desanya yang kokoh, masyarakat miskin yang menganggur juga bisa kerja karena adanya programnya tersebut.

Kata Kades Sumali, PKT merupakan program pemerintah yang mengedepankan kegiatan pemberdayaan masyarakat miskin desa. “Sifatnya produktif, mengutamakan pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja, dan teknologi lokal untuk menambah pendapatan, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” paparnya.

Sehingga pembangunan di Desa Rowotamtu, semua pekerja yang terlibat dalam proyek Dana Desa (DD) ialah warga miskin dan pengangguran.

Fasilitasi penggunaan dana desa, lanjut Sumali, untuk kegiatan pembangunan desa, di mana paling sedikit 30 persen wajib digunakan untuk membayar upah masyarakat dalam rangka menciptakan lapangan kerja di desa. “Upah kerja dibayar secara harian atau mingguan dalam pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dengan DD dan pelaksanaan kegiatan pembangunan yang didanai dari sumber tersebut dengan mekanisme swakelola dan diupayakan tidak dikerjakan pada saat musim panen,” imbuhnya.

Dana desa yang dialokasikan pemerintah pada tahun anggaran 2019 Rp 1.000.753.000. Dana desa tersebut disalurkan dari pemerintah kepada desa melalui pemerintah kabupaten. Jadi, dana desa sifatnya dana transfer dari pemerintah kepada desa yang secara administratif dibantu penyalurannya oleh kabupaten.

Dia menambahkan, kegiatan DD tahap dua oleh Pemerintah Desa Rowotamtu saat ini dipergunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan lingkungan berupa pavingisasi di Dusun Paseban Desa Rowotamtu. “Pekerja diambilkan dari warga setempat sekitar proyek yang sedang dikerjakan. Tentunya mangambil warga yang kurang mampu sesuai dari program PKT tersebut,” jelasnya.

Sedangkan menurut Muhammad Shodiqin, warga sekitar proyek DD yang saat ini juga ikut bekerja pada program tersebut, mengaku sangat senang. Sebab, sudah beberapa bulan ini dirinya bekerja sebagai buruh serabutan dan penghasilan tak menentu. Namun, setelah adanya program ini, dirinya mengaku sangat terbantu karena bisa mencukupi keperluan keluarganya saat ini.

“Alhamdulillah, dengan adanya program dari pemerintah saya diberi kerjaan sama pak kades, dan cukup untuk menambah penghasilan saya dengan keluarga, karena saat ini saya membiayai dua anak dan seorang istri. Sehingga kebutuhan lumayan banyak, sedangkan penghasilan pas-pasan. Namun dengan adanya kegiatan desa ini saya merasa memiliki tambahan penghasilan,” katanya.

Sumali menegaskan, pelaksanaan pengunaan DD tahun 2019 untuk Padat Karya Tunai di Desa perlu semakin ditingkatkan kualitasnya. Oleh sebab itu, pemerintah Desa Rowotamtu terus memaksimalkan kegiatan pembangunan tersebut dengan melibatkan seluruh masyarakat kurang mampu, agar masyarakat juga menikmati manfaat dari anggaran yang telah dikucurkan yang begitu besar ini. “Tahun ini saya lebih memaksimalkan PKT, sebab hal tersebut langsung dirasakan oleh masyarakat, baik secara finansial melalui upah maupun secara infrastruktur jalan lingkungan yang kini sudah dipergunakan oleh masyarakat setempat,”tutupnya. (Badril Umam)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password