30 Supir Bus di Tes Urine

JEMBER- Supir bus di Tawangalun tes urine dan tes kesehatan oleh Polres Jember dan Dirjen Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan. Sebanyak 30 supir bus yang dilakukan tes urine untuk melihat apakah pengendara menggunakan narkoba atau tidak, rabu (8/5/2019).

Menurut Kapolres Jember, AKBP. Kusworo Wibowo bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin untuk menciptakan keselamatan dan menekan angka kecelakaan lebih kecil. “Tes urine dan pemeriksaan kesehatan bagi para supir bus diterminal tawangalun ini secara gratis,” katanya.

Tes urine dan kesehatan bertujuan agar para supir bisa membawa kendaraan dengan kondisi prima, serta menjaga keselamatan para penumpang dan supir saat membawa kendaraan dan bersimpangan dengan kendaraan lainnya. “Alhamdulillah 30 sopir bis semuanya tidak ada yang menggunakan narkoba dan obat jenis lainnya,” kata Kapolres Jember.

Bus sebelum berangkat dari terminal tawangalun harus melalui tes kelayakan yang dilakukan oleh Polres Jember dan Dishub, dan apabila ditemukan bus yang tidak layak untuk beroperasi, maka pada saat itu bus tersebut dipulangkan untuk memperbaikinya. “Kita ingin mengurangi angka kecelakaan karena kondisi kendaraan yang tidak layak jalan,” tutur AKPB. Kusworo Wibowo.

Kusworo Wibowo menghimbau kepada masyarakat bahwa sampai tanggal 12 Mei 2019 diadakan operasi keselamatan lalulintas, maka pengguna jalan untuk mengindahkan apa yang menjadi faktor utama dalam keselamatan berkendara. “Jadi masyarakat lengkapi surat berkendara dan keselamatan dalam berkendara pada saat berkendara,” imbaunya. (Badril Umam)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password