Disabilitas, Bupati Faida Dan Kepeduliannya

JEMBER- Para disabilitas di Jember, semakin merasakan memiliki bupati. Bahkan, mereka menganggap Bupati Faida sebagai bundanya difabel. Terlebih, keduanya semakin dekat dan memiliki hubungan emosional yang hebat.

Tampak saat halal bihalal Bupati Faida dengan disabilitas yang digelarnya di rumah dinas bupati : Pendapa Wahyawibawagraha Jember. “Mereka (Disabilitas, Red) mahluk istimewa yang harus diistimewakan,” kata Faida, Kamis (28/6).

Keistimewaan itu juga diwujudkan Bupati Faida, dengan memberikan pelayanan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta pelayanan kesehatan, secara gratis. Bahkan, Bupati Faida sendiri yang menyerahkan simbolis pelayanan terbaiknya tersebut.

Faida menginginkan seluruh keluarga difabel mendapatkan prioritas utama, pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk). Pengurusannya pun gratis. “Ada sekitar 1292 penyandang disabilitas yang terdata oleh pemerintah. Data difabel di Jember ini harus terus dilengkapi. Mereka juga mendapatkan asuransi kesehatan,” paparnya.

Peraturan Bupati (Perbup) menunjukkan seluruh keluarga besar disabilitas berhak mendapatkan asuransi kesehatan. Terlebih, Kabupaten Jember bertekad menjadi kota yang ramah difabel.

“Tahun ini juga akan diselenggarakan job fair atau lowongan kerja khusus untuk perempuan dan penyandang disabilitas, untuk diikuti dengan kemampuan dan kompetensinya masing masing,” terang Bupati Faida.

Memang diakui Faida, ada beberapa fasilitas publik yang harus ramah difabel. Pun demikian dengan pendidikan. Tegas, Faida bertekad supaya difabel tidak boleh putus sekolah. Bukan hanya pendidikan gratis. Sejumlah guru inklusi juga akan disiapkan sesuai kompetensinya. (*)

 

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password