Sejumlah 8.749 Pelanggar Lalin Mendapat Teguran Polantas

JEMBER, Indikator – Satuan Lalulintas Polres Jember, mencatat ada 8.749 pelanggar lalulintas yang mendapat teguran selama pelaksanaan Operasi Simpatik Semeru 2017. Operasi yang hanya memberi imbauan dan teguran ke pengendara itu berlangsung selama 21 hari, mulai tanggal 1 sampai 21 Maret, kemarin.

Dari jumlah itu, pelanggar terbanyak adalah pengendara sepeda motor. Rincian pelanggarannya yaitu, pengendara yang tidak menggunakan helm sebanyak 979 perkara, melanggar rambu atau marka sebanyak 822 perkara, dan surat-surat pengendara yang tidak lengkap berjumlah 3.264 perkara.

“Kebanyakan usia pelanggar lalulintas berumur 26-30 tahun yang berjumlah 1.173 orang,” kata Kasatlantas Polres Jember, AKP Nopta Histaris Suzan, Rabu (23/3/2017) siang.

Menurut dia, selain analisis dan evaluasi pelanggaran, petugas juga mencatat selama operasi ini ada 53 kasus kecelakaan. Dari jumlah itu, korban yang sudah meninggal dunia sebanyak 4 orang, luka berat 4 orang, dan luka ringan 71 orang.

“Dalam kecelakaan selama 21 hari menyebabkan kerugian materi sebesar Rp53 juta, yang rata-rata berusia 16-20 tahun sebanyak 17 orang,” jelasnya.

Sementara berdasarkan data kepolisian, kasus kecelakaan didominasi oleh kelalaian pengendara yang tercatat 18 kasus. Rata-rata karena pengendara ingin mendahului kendaraan lain, berbelok tidak sempurna, dan berpindah jalur tanpa memberi tanda.

Nopta menyatakan, untuk menekan angka kecelakaan itu, pihaknya sudah melakukan upaya sosialisasi melalui berbagai medium. Tujuannya agar masyarakat dan pengguna jalan sadar akan pentingnya tertib berlalulitas dan bisa menjadi pelopor keselamatan di jalan.

“Kami juga sudah menyosialisasikannya kepada masyarakat, melalui leaflet sebanyak 1.186 kali, stiker 968 kali. Hal itu untuk menekan angka kecelakaan yang disebabkan kelalaian pengendara,” tandasnya.

Selain itu, upaya menumbuhkan kesadaran tertib lalulitas dan mengurangi kasus kecelakaan tersebut, kepolisian juga sudah melaksanakan program kemanan nasional berupa polisi anak sebanyak 75 kali, dan pengaturan lalulintas melalui Turjawali sebanyak 2.079 kali. (Samsul)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password