Relawan Arifin Wahyuono Potong Kumis Karena Nazar

JEMBER – Pria berkumis tebal ini bernama Fadholi. Di rumahnya yang ada di Kauman,  Desa Tanggul Kulon, dia dikenal dengan panggilan Ustad Fadholi.

Dalam Pilkades Tanggul Kulon, dia salah satu orang yang menonjol. Terlebih di tim internal Arifin Wahyuono. Dialah salah satu orang yang dikenal aktif sebagai penggerak massa. Basisnya, jamaah pengajian di setiap perkampungan.

Mengantar pemuda jadi kades, memang tak mudah baginya. Terlebih, pesaingnya ada 4 orang dan mereka cukup terkenal di desanya. Berbagai upaya hingga janji kepada Allah yang disebut Nazar, dia lakukan supaya Arifin bisa sukses terpilih jadi kades.

Kandidat unggulannya kini sukses. Bahkan, berhasil meraih suara mayoritas hingga 61,25 persen. Nazar pun harus dia lakukan. Seperti mencukur gundul rambut dan kumis yang disayanginya. “Saya sudah bertahun-tahun tidak potong kumis. Karena saya suka berkumis. Untuk kemenangan Mas Arifin, saya rela memotongnya,” tuturnya.

Nazar sempat dia sampaikan ke istrinya, tepatnya seminggu sebelum coblosan berlangsung. Dia mengaku, sempat sedih mendengar pemuda pilihannya difitnah orang, bahkan sampai disepelekan. Berbagai bentuk intimidasi juga mereka rasakan. “Karena itu kami meminta pertolongan Allah. Supaya melancarkan langkah baik kandidat pilihan yang kami yakini amanah,” ujarnya.

Potong rambut dan kumis itu, supaya selalu diingat Arifin Wahyuono, bahwa kemenangannya atas perjuangan rakyat mayoritas Tanggul Kulon. Sehingga, kades muda terpilih itu, tetap setia dan amanah pada rakyatnya. “Karena kami yakin, Mas Arifin bisa amanah,” pungkasnya.

(Minto : IndikatorOnline)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password