Seni Budaya Membuat Hidup Menjadi Lebih Indah.

JEMBER – Beberapa orang sedang berada di atas panggung yang dihiasi gemerlap lampu yang mewah. Mereka sedang menyuguhkan sebuah tarian yang bercerita tentang “ngongak bumi kawuri” cerita tentang masalalu bumi. Acara tersebut dalam rangka memperingati HUT ke 71 Provinsi Jatim di alun-alun Jember. Sabtu, (29/10/2016)

Hari jadi Provinsi Jawa Timur yang ke 71 ini sesuai dengan Perda Provinsi Jawa Timur nomer 06 tahun 2007 bahwa tanggal 12 Oktober 1945. Setiap tahun DPRD Provinsi Jawa Timur juga melakukan serangkaian kegiatan hari jadi Provinsi Jawa Timur di sebelas dapil salah satunya di jember, “Kabupaten Jember mendukung Provinsi Jawa Timur dan betul menjadikan Jawa Timur bermanfaat,” kata Miftahul Ulum.

Setiap hari jadi Propinsi DPRD Provinsi Jatim selalu dengan pestas seni dan budaya karena ingin memberi wadah kepada temen-temen para pemerhati seni budaya tradisional dan daerah. Kalau tidak memberi ruang dan tempat di kawatirkan kesenian-kesenian daerah yang sudah dimiliki maka lambatlaun tergerus dan hilang oleh situasi dan jaman. Maka DPRD Jawa timur khususnya dapil VI ( Jember dan Lumajang ) melakukan kegiatan ini agar supaya kesenian daerah yang dimiliki kabupaten dan dititipkan kepada bupati agar supaya kesenian-kesenian daerah ini untuk betul-betul di ayomi dan di fasilitasi agar supaya kehidupan, ” Keberadaan kesenian daerah kita miliki ini mendapat ruang dan tempat yang sama di depan masyarakat kita,” Ujar Cak Ulum.

Menurut Bupati Jember, “hidup kita itu dengan agama jadi terarah dengan ilmu hidup lebih mudah tapi dengan seni budaya hidup menjadi lebih indah,” Di alun-alun ini harus lebih sering di adakan panggung kesenian budaya sehingga budaya lokal kita ini bener-bener menjadi tuan rumah di kotanya sendiri dan menjadi daya tarik wisatawan, apa lagi sekarang Era Glonbalisasi dan MEA yang masuk kesini bukan hanya produk-produk negara sebelah tetapi budaya disebelah yang juga masuk kesini.

Semua Dewan dari dapil VI, Bupati dan Wakil Bupati Jember yang sosialisasi ke desa-desa di Kabupaten Jember bisa membawa kesenian tradisional sebagai sosialisasi budaya tradisional masa kini dan bagaimana caranya anak-anak muda di Jember mencintai budaya lokal ketimbang budaya Luar Negeri, ” Kita cintai produk dan kesenian lokal Jember untuk melestarikan seni budaya kita,” harapannya Faida

Perlu diketahui dalam acara tersebut di hadiri oleh haji Miftahul Ulum ( cak ulum) dari PKB, haji Moch. Ekhsan dari Nasdem, Haji Rofik dari PPP di DPDR Provinsi Jawa Timur dan Bukri dari komisi B DPRD Jember Fraksi PDI, FORKOPIMDA dan SKPD Kabupaten Jember. Mereka di hibur oleh musik patrol juara 1 di Jawa Timur, lagu suwar suwir, lagu Jember, Teater dari Dewan Pembina Kesenian Jember dan lagu khas Pandhalungan.

(Samsul : Indokatoronline)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password